Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Hakikat Interaksi Sosial
Hampir setiap saat, insan saling berafiliasi atau berinteraksi, baik antarindividu, individu dengan kelompok, atau antarkelompok. Contohnya, di lingkungan sekolah, kita selalu berinteraksi dengan guru, teman, penjaga sekolah bahkan dengan penjaja makanan. Sementara itu, di rumah, kita selalu berinteraksi dengan orang tua, adik, dan kakak.
Mengapa insan berinteraksi? Manusia berinteraksi alasannya yaitu saling membutuhkan. Setiap insan mempunyai sejumlah kebutuhan, kepentingan, dan hasrat, misalnya, kebutuhan untuk makan, berpakaian, dan memperoleh pendidikan. Namun, tidak semua kebutuhan itu sanggup kita penuhi sendiri. Kebutuhan untuk makan, misalnya, tidak sanggup kita penuhi bila tidak ada petani dan penjual beras di pasar. Demikian juga dengan kebutuhan memperoleh pendidikan. Kita tidak sanggup berguru dan beraktivitas lainnya di sekolah bila tidak ada guru, kepala sekolah, dan penjaga sekolah. Singkatnya, setiap insan membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan, kepentingan, dan hasrat individualnya.
Pada hakikatnya, insan yaitu makhluk sosial. Di dalam dirinya terdapat hasrat untuk berkomunikasi, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. Hasrat ini timbul bukan hanya alasannya yaitu kebutuhan lahiriah, melainkan alasannya yaitu hasrat itu sendiri; bahwa dia butuh berkomunikasi, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. Karena itulah, interaksi dengan orang lain merupakan kebutuhan fundamental dalam diri manusia. Setiap insan berkenalan, bekerja sama, berorganisasi, bersaing, bahkan berkonflik untuk mendapat sesuatu. Dari sudut pandang sosiologi, hubungan-hubungan menyerupai itu disebut interaksi sosial.
Mengapa insan berinteraksi? Manusia berinteraksi alasannya yaitu saling membutuhkan. Setiap insan mempunyai sejumlah kebutuhan, kepentingan, dan hasrat, misalnya, kebutuhan untuk makan, berpakaian, dan memperoleh pendidikan. Namun, tidak semua kebutuhan itu sanggup kita penuhi sendiri. Kebutuhan untuk makan, misalnya, tidak sanggup kita penuhi bila tidak ada petani dan penjual beras di pasar. Demikian juga dengan kebutuhan memperoleh pendidikan. Kita tidak sanggup berguru dan beraktivitas lainnya di sekolah bila tidak ada guru, kepala sekolah, dan penjaga sekolah. Singkatnya, setiap insan membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan, kepentingan, dan hasrat individualnya.
Pada hakikatnya, insan yaitu makhluk sosial. Di dalam dirinya terdapat hasrat untuk berkomunikasi, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. Hasrat ini timbul bukan hanya alasannya yaitu kebutuhan lahiriah, melainkan alasannya yaitu hasrat itu sendiri; bahwa dia butuh berkomunikasi, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. Karena itulah, interaksi dengan orang lain merupakan kebutuhan fundamental dalam diri manusia. Setiap insan berkenalan, bekerja sama, berorganisasi, bersaing, bahkan berkonflik untuk mendapat sesuatu. Dari sudut pandang sosiologi, hubungan-hubungan menyerupai itu disebut interaksi sosial.
Komentar
Posting Komentar