Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Upaya-Upaya Peningkatan Produksi Pertanian
Tujuan pembangunan pertanian ialah untuk terus menerus meningkatkan produksi pertanian, baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, untuk menyediakan materi baku industri di dalam negeri maupun untuk menambah devisa negara serta memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan petani, mendorong pemerataan pendapatan dan kesempatan berusaha dengan memperhatikan kelestarian sumber daya. Untuk meningkatkan produksi pertanian sanggup dilakukan dengan ekstensifikasi, intensifikasi, mekanisasi, diversifikasi, dan rehabilitasi pertanian.
1) Ekstensifikasi pertanian
Ekstensifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Ekstensifikasi pertanian dilakukan oleh pemerintah apabila persediaan hutan masih luas dan kepadatan penduduk rendah, terutama di luar Pulau Jawa (Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Irian). Pemerintah juga melakukan jadwal pembuatan sawah dengan memanfaatkan lahan gambut yang dikenal dengan jadwal lahan gambut sejuta hektare di Kalimantan.
2) Intensifikasi pertanian
Intensifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan luas lahan pertanian tetap. Usaha ini dilaksanakan dengan cara saptausaha tani, yaitu
a) pengolahan tanah yang baik;
b) pemilihan bibit unggul, contohnya IR.34, IR.36, IR.40, VUTW (varietas unggul tahan wereng) , sri gadis, bengawan, jelita, dan intan;
c) irigasi atau pengairan yang teratur;
d) pemupukan yang mencakup pemupukan organik dan pemupukan anorganik;
e) pemberantasan hama;
f) pascapanen ialah segala sesuatu yang berafiliasi dengan masa setelah panen;
g) distribusi atau penyaluran hasil.
3) Mekanisasi pertanian
Mekanisasi pertanian ialah perjuangan untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memakai mesin modern.
4) Diversifikasi pertanian
Diversifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi dengan menanam majemuk flora di lahan pertanian.
5) Rehabilitasi pertanian
Rehabilitasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan cara mengganti flora kurang produktif dengan flora produktif dan memperbaiki cara-cara bercocok tanam.
1) Ekstensifikasi pertanian
Ekstensifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Ekstensifikasi pertanian dilakukan oleh pemerintah apabila persediaan hutan masih luas dan kepadatan penduduk rendah, terutama di luar Pulau Jawa (Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Irian). Pemerintah juga melakukan jadwal pembuatan sawah dengan memanfaatkan lahan gambut yang dikenal dengan jadwal lahan gambut sejuta hektare di Kalimantan.
2) Intensifikasi pertanian
Intensifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan luas lahan pertanian tetap. Usaha ini dilaksanakan dengan cara saptausaha tani, yaitu
a) pengolahan tanah yang baik;
b) pemilihan bibit unggul, contohnya IR.34, IR.36, IR.40, VUTW (varietas unggul tahan wereng) , sri gadis, bengawan, jelita, dan intan;
c) irigasi atau pengairan yang teratur;
d) pemupukan yang mencakup pemupukan organik dan pemupukan anorganik;
e) pemberantasan hama;
f) pascapanen ialah segala sesuatu yang berafiliasi dengan masa setelah panen;
g) distribusi atau penyaluran hasil.
3) Mekanisasi pertanian
Mekanisasi pertanian ialah perjuangan untuk meningkatkan produksi pertanian dengan memakai mesin modern.
4) Diversifikasi pertanian
Diversifikasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi dengan menanam majemuk flora di lahan pertanian.
5) Rehabilitasi pertanian
Rehabilitasi pertanian ialah upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan cara mengganti flora kurang produktif dengan flora produktif dan memperbaiki cara-cara bercocok tanam.
Komentar
Posting Komentar