Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Tugas Forum Formal Dan Informal Dalam Pengendalian Sosial

Kita telah membahas ihwal cara-cara pengendalian sosial yang umumnya terjadi di dalam masyarakat. Di antaranya melalui institusi, non-institusi, secara lisan, simbolik, kekerasan, dan sebagainya. Namun demikian, dalam sebuah masyarakat, pengendalian sosial umumnya tidak dilakukan secara individual. Biasanya, terdapat sebuah forum atau pranata sosial yang memang dibuat untuk memelihara dan mempertahankan sistem sosial masyarakatnya, termasuk dalam hal pengendalian sosial. Kita akan membahas hal itu dalam uraian-uraian berikut ini.

Dalam sistem sosial masyarakat Indonesia terdapat lembaga-lembaga pengendalian sosial yang dikenal umum. Beberapa forum pengendalian sosial dalam masyarakat Indonesia yaitu polisi, pengadilan, adat, dan tokoh masyarakat.

Polisi
Polisi sebagai abdnegara negara bertugas memelihara keamanan dan ketertiban, serta mencegah dan mengatasi sikap menyimpang anggota masyarakat sehingga tercipta ketertiban. Peran polisi bukan hanya menangkap, menyidik, dan menyerahkan pelaku tindak pidana ke instansi hukum. Polisi juga berperan dalam membina dan memperlihatkan penyuluhan kepada orang yang berperilaku menyimpang dari aturan serta kepada seluruh masyarakat.

Pengadilan
Pengadilan merupakan alat pengendalian sosial semoga seseorang berhati-hati dalam bertingkah laris sehingga tidak terjadi penyimpangan yang menyeretnya ke pengadilan. Pengadilan akan memberi hukuman tegas kepada siapa pun yang terbukti bersalah. Ia sanggup dieksekusi berupa denda, kurungan, atau penjara. Berat-ringannya hukuman tergantung dari kesalahan yang diperbuat oleh si pelaku.

Adat
Adat merupakan forum atau pranata sosial yang terdapat pada masyarakat tradisional. Di dalam adat, terdapat aturan untuk mengatur tata tertib tingkah laris anggota masyarakatnya. Adat yang sudah melembaga dan bebuyutan disebut tradisi. Orang yang melanggar aturan budbahasa dan tradisi akan dieksekusi oleh masyarakat di lingkungannya, ibarat dikucilkan atau diusir dari lingkungan masyarakatnya, sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukannya. Indonesia merupakan negara yang masih tetap mematuhi dan memberlakukan aturan adat.

Tokoh Masyarakat
Tokoh masyarakat yaitu orang yang mempunyai dampak atau wibawa, sehingga ia dihormati dan disegani masyarakat. Hal yang dibutuhkan muncul dari tokoh masyarakat yaitu keteladanan, bimbingan, nasihat, dan petunjuk kepada anggota kelompoknya, serta sanggup menuntaskan konflik sesuai komitmen bersama.

Tokoh masyarakat sanggup bersifat formal dan informal. Tokoh masyarakat formal diangkat dan dipilih oleh forum negara dan bersifat struktural. Contoh: presiden, ketua DPR/MPR, dirjen, bupati, dan lurah.

Tokoh masyarakat informal merupakan tokoh yang diakui dan diterima oleh masyarakat alasannya yaitu orang tersebut dipandang pantas menjadi pemimpin dan panutan yang disegani. Contoh, pimpinan agama, pimpinan masyarakat, dan ketua adat.

Komentar