Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Menyusun Hasil Penelitian
Setelah memahami garis besar penulisan laporan, Anda siap untuk menyusun laporan. Anda telah melaksanakan penelitian dengan tahap-tahap yang diberikan. Berdasarkan penelitian tersebut, didapatkan suatu hasil yang merupakan balasan dari pertanyaan-pertanyaan persoalan yang Anda olok-olokan pada tahap sebelumya. Selanjutnya, tuliskanlah hasil penelitian tersebut. Namun, bagaimana menyusun hasil penelitian? Pada uraian di bawah ini, hal itu akan dijelaskan.
Pada dasarnya, laporan penelitian merupakan satu kesatuan tumpuan pikir ilmiah yang disusun secara sistematis dalam sebuah tulisan. Laporan penelitian berisi segala informasi maupun catatan yang diperoleh seorang peneliti, baik sebelum mengadakan penelitian, dikala penelitian berlangsung, maupun sehabis penelitian. Karena itu, beberapa jago membagi laporan penelitian atas tiga kepingan besar, yakni kepingan rancangan penelitian, kepingan pembahasan dan analisis hasil penelitian, serta kepingan kesimpulan.
Bagian Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian biasanya telah disusun sebelum mengadakan penelitian. Pada tahap pelaporan, rancangan penelitian tinggal diperbaiki atau disempurnakan. Dalam rancangan penelitian, penulis menguraikan persoalan penelitian, tinjauan pustaka, dan metodologi yang digunakan.
Pembahasan dan Analisis Hasil Penelitian
Pada penelitian kualitatif, pembahasan hasil penelitian dilakukan secara simultan dengan proses penelitian tersebut. Sementara itu, pada penelitian kuantitatif, pembahasan hasil penelitian hanya sanggup dilakukan setelah tahap pengolahan dan analisis data sebab apa yang dilaporkan ialah hasil pengolahan dan analisis data itu sendiri. Pada kepingan ini, peneliti menguraikan data-data yang diperolehnya dalam bentuk uraian kalimat. Untuk memperkuat pernyataan, biasanya disertakan pula tabel-tabel data atau grafik-grafik yang mendukung.
Bagian selanjutnya ialah penafsiran terhadap analisis data. Dalam kepingan ini, seorang peneliti harus melaksanakan penafsiran korelasi antardata yang lalu dibandingkan dengan hipotesis (jika ada) yang telah dibuat. Perlu diingat di sini bahwa banyak sekali teknik analisis data, ibarat statistik, hanya merupakan sarana dan bukan tujuan sebuah penelitian.
Kesimpulan
Akhirnya, seorang peneliti harus sanggup menafsirkan sebuah kesimpulan selesai yang ditarik dari analisis yang telah dilakukan. Sebuah penelitian yang baik, pada hakikatnya tidak berhenti pada kesimpulan apakah sebuah hipotesis diterima atau ditolak, melainkan dilengkapi dengan sebuah penilaian wacana penelitian itu sendiri. Hasil penelitian yang dilengkapi dengan penilaian yang jujur wacana kelemahan-kelemahan penelitian akan menciptakan kesimpulan yang dihasilkan semakin sanggup diandalkan.
Pada dasarnya, laporan penelitian merupakan satu kesatuan tumpuan pikir ilmiah yang disusun secara sistematis dalam sebuah tulisan. Laporan penelitian berisi segala informasi maupun catatan yang diperoleh seorang peneliti, baik sebelum mengadakan penelitian, dikala penelitian berlangsung, maupun sehabis penelitian. Karena itu, beberapa jago membagi laporan penelitian atas tiga kepingan besar, yakni kepingan rancangan penelitian, kepingan pembahasan dan analisis hasil penelitian, serta kepingan kesimpulan.
Bagian Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian biasanya telah disusun sebelum mengadakan penelitian. Pada tahap pelaporan, rancangan penelitian tinggal diperbaiki atau disempurnakan. Dalam rancangan penelitian, penulis menguraikan persoalan penelitian, tinjauan pustaka, dan metodologi yang digunakan.
Pembahasan dan Analisis Hasil Penelitian
Pada penelitian kualitatif, pembahasan hasil penelitian dilakukan secara simultan dengan proses penelitian tersebut. Sementara itu, pada penelitian kuantitatif, pembahasan hasil penelitian hanya sanggup dilakukan setelah tahap pengolahan dan analisis data sebab apa yang dilaporkan ialah hasil pengolahan dan analisis data itu sendiri. Pada kepingan ini, peneliti menguraikan data-data yang diperolehnya dalam bentuk uraian kalimat. Untuk memperkuat pernyataan, biasanya disertakan pula tabel-tabel data atau grafik-grafik yang mendukung.
Bagian selanjutnya ialah penafsiran terhadap analisis data. Dalam kepingan ini, seorang peneliti harus melaksanakan penafsiran korelasi antardata yang lalu dibandingkan dengan hipotesis (jika ada) yang telah dibuat. Perlu diingat di sini bahwa banyak sekali teknik analisis data, ibarat statistik, hanya merupakan sarana dan bukan tujuan sebuah penelitian.
Kesimpulan
Akhirnya, seorang peneliti harus sanggup menafsirkan sebuah kesimpulan selesai yang ditarik dari analisis yang telah dilakukan. Sebuah penelitian yang baik, pada hakikatnya tidak berhenti pada kesimpulan apakah sebuah hipotesis diterima atau ditolak, melainkan dilengkapi dengan sebuah penilaian wacana penelitian itu sendiri. Hasil penelitian yang dilengkapi dengan penilaian yang jujur wacana kelemahan-kelemahan penelitian akan menciptakan kesimpulan yang dihasilkan semakin sanggup diandalkan.
Komentar
Posting Komentar