Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Pengertian Tindakan Ekonomi

Ibu berbelanja untuk memenuhi kebutuhan kita yaitu, makan. Ibu selalu menyajikan sajian yang bervariasi, bukan? Kadang lauk ikan, ayam, ataupun tempe. Ibu juga menyesuaikannya dengan uang yang diberikan oleh Ayah. Mungkin pada awal bulan Ibu sanggup saja menyediakan lauk daging tetapi mendekati simpulan bulan Ibu menggantinya dengan lauk tahu dan tempe.

Selain supaya ada variasi dalam sajian masakan ibu juga memikirkan laba lain. Jika uang untuk membeli daging dipakai untuk membeli ayam atau tahu dan tempe, mungkin ada sisa uang. Karena harga ayam, tahu, dan tempe lebih murah dari harga daging. Sisa uang tadi sanggup Ibu belanjakan lauk atau sayuran lain ataupun dipakai untuk membeli kebutuhan lain.

Pada kondisi menyerupai itu, kita harus mengambil tindakan ekonomi. Jika kita akan mengambil suatu tindakan ekonomi, berarti kita akan mengambil tindakan yang kita anggap paling menguntungkan dari beberapa pertimbangan yang ada. Jadi, apa yang dimaksud dengan tindakan ekonomi? Tindakan ekonomi yaitu suatu perbuatan yang dilakukan melalui pertimbangan yang rasional atau dengan perhitungan dalam memilih suatu pilihan dari beberapa kemungkinan.

Tindakan Ekonomi yang Rasional
Jika kau mempunyai uang tabungan Rp 100.000,00, apa yang akan kau lakukan dengan uang tersebut? Kalau kau mempunyai hobi mengumpulkan boneka Barbie atau kaset playstation, apakah semua uang tersebut akan kau belanjakan untuk barang-barang kesukaanmu itu? Atau kau menginginkan membeli sepeda untuk ke sekolah?

Jika kau menginginkan sepeda, berarti uangmu tidak akan cukup. Sementara, orang tuamu juga belum mempunyai uang untuk menambah kekurangannya. Lalu, kini apakah kau tetapkan untuk membeli mainan kesukaanmu itu saja? Kalau kau memang tidak mempunyai kebutuhan lain yang lebih penting, kau sanggup saja menghabiskan uangmu untuk membeli mainan itu. Tetapi, benarkah tidak ada kebutuhan yang lebih penting lagi?

Setelah dipikir-pikir, ternyata kau juga ingin membeli buku Harry Potter terbaru, buku pekerjaan rumahmu sudah habis, tas sekolah sudah rusak, dan kaos kaki juga sudah bolong. Setelah dihitung-hitung, tabunganmu tidak akan cukup untuk membeli semua barang-barang tersebut. Oleh sebab itu, kau harus melaksanakan pilihan.

Dengan tabungan Rp100.000,00 tadi, kebutuhan mana saja yang harus dibeli lebih dahulu? Apakah kau masih tetap hanya mau menghabiskan uangmu untuk menambah koleksi Barbie, padahal kau sudah mempunyai sepuluh boneka? Atau kau tetap mengoleksi permainan (game), padahal kau bekerjsama sudah mulai bosan bermain play station? Kamu harus menimbang-nimbang, apakah uang tersebut akan mempunyai kegunaan bila dibelikan mainan kesukaanmu itu? Atau akankah lebih mempunyai kegunaan lagi bila kau belikan buku atau keperluan sekolah saja?

Dari beberapa pilihan di atas, apa tindakan ekonomi yang akan kau lakukan? Membeli sepeda terperinci mustahil sebab kau mustahil memaksa Ayah dan Ibu untuk menambah kekurangan tabunganmu bila mereka tidak mempunyai uang. Lalu, apakah kau akan memuaskan hatimu dengan menghabiskan tabungan sebesar Rp100.000,00 itu hanya untuk membeli boneka atau permainan kesukaanmu saja? Jika tindakan itu yang kau pilih, berarti kau tidak melaksanakan tindakan ekonomi yang rasional sebab masih ada kebutuhan lain yang lebih penting. Jadi, kau seharusnya mengambil tindakan ekonomi dengan membelanjakan uangmu terlebih dahulu untuk membeli keperluan sekolah, menyerupai buku tulis, kaos kaki, atau tas sekolah. Apabila uangmu masih tersisa, kau boleh menggunakannya untuk membeli play station atau boneka.

Menurut pendapatmu, apakah tindakanmu di atas sudah rasional? Sudahkah kau bersikap rasional dalam melaksanakan tindakan ekonomi?

Komentar