Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Pengertian Kelompok Sosial
Pada umumnya, insan dilahirkan seorang diri ke dunia, akan tetapi itu tidak berarti bahwa insan secara alami merupakan mahkluk individu semata. Pada dasarnya, insan ialah makhluk yang mempunyai naluri untuk hidup bersama dengan manusia-manusia lain (gregariousness). Ia juga mempunyai hasrat untuk menjadi satu dengan lingkungan alamnya.
Mengapa insan senantiasa ingin hidup bersama? Selain lantaran nalurinya, hal itu juga disebabkan oleh kenyataan bahwa insan tidaklah sempurna. Ia mempunyai sejumlah kelemahan sehingga dia membutuhkan orang lain. Sebagai contoh, dapatkah kalian memenuhi kebutuhan akan pendidikan tanpa dukungan orang lain? Tentu saja tidak, lantaran kita niscaya membutuhkan orangtua, guru, penjaga sekolah, pembuat papan tulis, pembuat buku, pedagang alat tulis, pembuat kain, penjahit pakaian seragam, dan masih banyak lagi.
Apa yang kita sebutkan di atas, hanyalah satu dari sekian banyak kebutuhan kita. Coba identifikasikan orang-orang yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kalian yang lainnya!
Berdasarkan refleksi itu, dapatlah kita katakan bahwa semenjak dilahirkan insan sudah mempunyai dua hasrat atau kepentingan pokok bagi kehidupannya, yaitu:
1. harapan untuk menjadi satu dengan insan lain di sekelilingnya, dan
2. harapan untuk menjadi satu dengan lingkungan alamnya.
Keterikatan dan ketergantungan antara insan satu dengan yang lainnya mendorong insan untuk membentuk kelompok-kelompok masyarakat yang disebut kelompok sosial atau social group. Apa itu kelompok sosial? Berikut pandangan para andal wacana pengertian kelompok sosial.
1. Paul B. Horton beropini bahwa kelompok berarti setiap kumpulan insan secara fisik (misalnya, sekelompok orang yang sedang menunggu bus kota).
2. Roland L. Warren beropini bahwa satu kelompok sosial mencakup sejumlah insan yang berinteraksi dan mempunyai pola interaksi yang sanggup dipahami oleh para anggotanya secara keseluruhan.
3. Mayor Polak beropini bahwa kelompok sosial ialah sejumlah orang yang saling bekerjasama dalam sebuah struktur.
4. Wila Huky beropini bahwa kelompok merupakan suatu unit yang terdiri dari dua orang atau lebih, yang saling berinteraksi atau saling berkomunikasi.
5. Robert K. Merton mendefinisikan kelompok sebagai sekumpulan orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan.
6. Mac Iver dan Charles H. Page beropini bahwa kelompok sosial merupakan himpunan atau kesatuan-kesatuan insan yang hidup bersama. Hubungan antarmanusia dalam himpunan itu bersifat saling mensugesti dan dengan kesadaran untuk saling menolong.
Dari paparan di atas, sanggup kita simpulkan bahwa kelompok sosial ialah kumpulan individu yang mempunyai kekerabatan dan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.
Mengapa insan senantiasa ingin hidup bersama? Selain lantaran nalurinya, hal itu juga disebabkan oleh kenyataan bahwa insan tidaklah sempurna. Ia mempunyai sejumlah kelemahan sehingga dia membutuhkan orang lain. Sebagai contoh, dapatkah kalian memenuhi kebutuhan akan pendidikan tanpa dukungan orang lain? Tentu saja tidak, lantaran kita niscaya membutuhkan orangtua, guru, penjaga sekolah, pembuat papan tulis, pembuat buku, pedagang alat tulis, pembuat kain, penjahit pakaian seragam, dan masih banyak lagi.
Apa yang kita sebutkan di atas, hanyalah satu dari sekian banyak kebutuhan kita. Coba identifikasikan orang-orang yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kalian yang lainnya!
Berdasarkan refleksi itu, dapatlah kita katakan bahwa semenjak dilahirkan insan sudah mempunyai dua hasrat atau kepentingan pokok bagi kehidupannya, yaitu:
1. harapan untuk menjadi satu dengan insan lain di sekelilingnya, dan
2. harapan untuk menjadi satu dengan lingkungan alamnya.
Keterikatan dan ketergantungan antara insan satu dengan yang lainnya mendorong insan untuk membentuk kelompok-kelompok masyarakat yang disebut kelompok sosial atau social group. Apa itu kelompok sosial? Berikut pandangan para andal wacana pengertian kelompok sosial.
1. Paul B. Horton beropini bahwa kelompok berarti setiap kumpulan insan secara fisik (misalnya, sekelompok orang yang sedang menunggu bus kota).
2. Roland L. Warren beropini bahwa satu kelompok sosial mencakup sejumlah insan yang berinteraksi dan mempunyai pola interaksi yang sanggup dipahami oleh para anggotanya secara keseluruhan.
3. Mayor Polak beropini bahwa kelompok sosial ialah sejumlah orang yang saling bekerjasama dalam sebuah struktur.
4. Wila Huky beropini bahwa kelompok merupakan suatu unit yang terdiri dari dua orang atau lebih, yang saling berinteraksi atau saling berkomunikasi.
5. Robert K. Merton mendefinisikan kelompok sebagai sekumpulan orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan.
6. Mac Iver dan Charles H. Page beropini bahwa kelompok sosial merupakan himpunan atau kesatuan-kesatuan insan yang hidup bersama. Hubungan antarmanusia dalam himpunan itu bersifat saling mensugesti dan dengan kesadaran untuk saling menolong.
Dari paparan di atas, sanggup kita simpulkan bahwa kelompok sosial ialah kumpulan individu yang mempunyai kekerabatan dan saling berinteraksi sehingga mengakibatkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan rasa memiliki.
Komentar
Posting Komentar