Jual Tanah Kavling Murah Di Bekasi Mekanisme Penelitian

Secara garis besar, langkah-langkah penelitian dibagi dalam pembuatan rancangan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan pembuatan laporan penelitian.

Pembuatan rancangan penelitian
Rancangan penelitian merupakan pokok-pokok perencanaan dari seluruh acara penelitian yang tertuang dalam suatu kesatuan naskah. Naskah rancangan penelitian biasanya dibentuk secara ringkas, jelas, dan utuh. Rancangan penelitian sangat berkhasiat bagi peneliti biar penelitiannya sanggup berjalan secara benar, lancar dengan hasil yang baik.

Rancangan penelitian terdiri dari langkah-langkah berikut.
1. Langkah pertama ialah menentukan persoalan yang akan diteliti. Masalah untuk penelitian ialah persoalan yang sanggup memotivasi impian seseorang untuk segera melaksanakan penelitian. Data perihal persoalan tersebut cukup tersedia di lapangan.

2. Langkah kedua ialah studi pendahuluan. Studi pendahuluan dilakukan untuk mencari gosip yang diharapkan oleh peneliti biar masalahnya menjadi terang dan menjajaki kemungkinan diteruskan atau tidaknya pekerjaan meneliti.

3. Langkah ketiga ialah merumuskan suatu masalah.
Apabila gosip perihal persoalan yang akan diteliti cukup terang dari studi pendahuluan (studi eksploratoris), maka peneliti harus merumuskan masalahnya sehingga terang dari mana harus dimulai, ke mana harus pergi, dan sarana apa yang harus digunakan.

4. Langkah keempat ialah merumuskan anggapan dasar. Anggapan dasar ialah sesuatu yang diyakini kebenarannya oleh peneliti yang berfungsi sebagai daerah berpijak dalam melaksanakan penelitian. Contohnya, kita akan mengadakan penelitian perihal prestasi berguru siswa. Kita sanggup menciptakan anggapan dasar bahwa prestasi berguru siswa sangat bermacam-macam atau berbeda-beda. Setelah anggapan dasar ada dan memungkinkan kita untuk mengadakan penelitian, kita sanggup merumuskan suatu hipotesis, yaitu kebenaran sementara yang harus dibuktikan melalui penelitian.

5. Langkah kelima ialah menentukan pendekatan. Pendekatan ialah metode atau cara yang akan dilakukan dalam melaksanakan penelitian. Penentuan pendekatan ini sangat kuat terhadap penentuan variabel atau objek penelitian, subjek penelitian, serta sumber di mana kita akan memperoleh data.

Secara umum, ada dua pendekatan dalam penelitian, yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif.
• Pendekatan kuantitatif dipakai bila data yang hendak dikumpulkan ialah data kuantitatif (data berbentuk angka). Oleh alasannya ialah itu, metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ialah metode statistika.
• Pendekatan kualitatif dipakai bila data yang hendak dikumpulkan ialah data kualitatif (data yang disajikan dalam bentuk kata atau kalimat). Pendekatan kualitatif mengutamakan kualitas data. Oleh alasannya ialah itu, dalam penelitian kualitatif tidak dipakai analisis statistika.

6. Langkah keenam ialah menentukan variabel dan sumber data. Langkah ini menjawab pertanyaan, yaitu apa yang akan diteliti dan dari mana data diperoleh. Kedua hal ini harus diidentifikasikan dengan terang biar kita sanggup menentukan alat yang akan dipakai dalam pengumpulan data.

Pelaksanaan penelitian
Pelaksanaan penelitian terdiri dari langkah-langkah acara berikut.
1. Menentukan dan menyusun instrumen. Instrumen ini sangat tergantung pada jenis dan dari mana data tersebut diperoleh. Contohnya, apabila yang akan kita teliti ialah prestasi berguru siswa, data akan diperoleh dari siswa dan dari guru dengan cara mengobservasi, membuatkan kuesioner, atau melaksanakan wawancara.

2. Mengumpulkan data. Mengumpulkan data dan keinudian mengolahnya bukanlah pekerjaan yang gampang melainkan membutuhkan suatu ketelitian dan ketekunan. Apabila didapatkan data yang salah atau tidak sesuai, akhirnya pun akan salah atau tidak memenuhi persyaratan data yang sahih atau benar. Akibatnya, terjadi pengulangan pengumpulan data.

3. Analisis data. Dalam menganalisis data, dibutuhkan ketekunan dan pengertian terhadap jenis data sehingga gampang untuk dipertanggungjawabkan. Menganalisis data sanggup memakai teori relasi product moment atau teori-teori lain yang lebih sederhana.

4. Menarik kesimpulan. Langkah ini merupakan langkah terakhir dari acara penelitian. Pada tahap ini, acara penelitian telah selesai dan tinggal mencocokkan dengan hipotesis yang telah dirumuskan. Jika hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesa, tidak berarti penelitian yang dilakukan salah atau gagal.

Pembuatan laporan penelitian
Pembuatan laporan penelitian ialah proses menyusun hasil penelitian ke dalam bentuk laporan. Agar hasil penelitian sanggup diketahui orang lain, maka seorang peneliti dituntut untuk menyusun hasil penelitiannya ke dalam bentuk laporan penelitian. Dengan demikian, orang lain sanggup mengecek kebenaran pekerjaan penelitian tersebut.

Dalam penulisan laporan penelitian ilmiah, struktur penulisannya ialah sebagai berikut.
1. Pendahuluan
Bagian ini berisi:
a. latar belakang masalah;
b. identifikasi masalah;
c. pembatasan masalah;
d. perumusan masalah;
e. tujuan penelitian secara umum; dan
f. kegunaan penelitian.

2. Penyusunan kerangka teoritis dan pengajuan hipotesis
Bagian ini berisi:
a. pengkajian teori yang dipergunakan;
b. pembahasan penelitian;
c. penyusunan kerangka berpikir; dan
d. perumusan hipotesis.

3. Metodologi penelitian
Bagian ini berisi:
a. tujuan penelitian secara operasional;
b. daerah dan waktu penelitian;
c. metode penelitian;
d. teknik pengambilan sampel (contoh);
e. teknik pengumpulan data; dan
f. teknik analisis data.

4. Hasil penelitian
Bagian ini berisi:
a. variabel yang diteliti;
b. teknik analisis,
c. kesimpulan analisis data;
d. penafsiran kesimpulan analisis data; dan
e. kesimpulan pengujian hipotesis.

5. Kesimpulan dan saran Bagian ini berisi:
a. deskripsi singkat mengenai persoalan hipotesis dan hasil penelitian;
b. kesimpulan penelitian dari seluruh aspek tersebut; dan
c. pengajuan saran.

6. Laporan; sanggup pula ditambahkan dengan daftar pustaka dan lampiran-lampiran.

Komentar